Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship (LPA2I) IPB University kembali mengukuhkan posisinya sebagai inkubator bisnis papan atas di Indonesia. Prestasi ini diraih dalam ajang Festival Usaha Mikro 2026 yang mengusung tema “UMKM Terkoneksi, Tumbuh Berinovasi, Legal, Terlindungi, dan Berdaya”, pada Senin (29/6).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada 17 inkubator bisnis yang berhasil meraih Grade A. Ia menekankan peran krusial inkubator dalam membina wirausaha baru yang inovatif, yang nantinya diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional melalui pengembangan startup yang kompetitif.

Dr. Handian Purwawangsa, Kepala LPA2I IPB University, menerima langsung penghargaan tersebut. Ia menyampaikan rasa syukur dan komitmennya agar tim LPA2I dapat terus memberikan kontribusi optimal bagi pengembangan UMKM di seluruh Indonesia. Senada dengan hal tersebut, Prof. Rokhani, Wakil Kepala LPA2I, mengungkapkan bahwa ini merupakan kali keempat inkubator bisnis IPB meraih predikat utama, sebuah capaian yang mencerminkan dedikasi berkelanjutan tim internal.

Pencapaian peringkat Grade A ini bukanlah hasil instan, melainkan melalui proses seleksi yang sangat ketat oleh Kementerian UMKM RI. Tahapan evaluasi mencakup penilaian komprehensif mulai dari pengisian dokumen melalui Sistem Pendaftaran Informasi dan Evaluasi Inkubasi (SIPENSI), presentasi strategis, hingga verifikasi faktual di Startup Center LPA2I IPB.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa ekosistem kewirausahaan di IPB University telah matang dalam melahirkan startup yang mandiri, scalable, dan berkelanjutan. Dengan adanya pengakuan nasional ini, diharapkan LPA2I IPB dapat terus memperkuat sinergi antara inovasi akademis dengan kebutuhan industri, sekaligus memberikan nilai tambah yang luas bagi perekonomian tanah air.