Prestasi membanggakan di kancah internasional berhasil diukir oleh Oktavia Eka Ramadhani, seorang mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Malikussaleh (Unimal). Ia berhasil meraih posisi Juara III dalam ajang Achievement Project in Business Incubation of Sustainable Development Startup, yang merupakan rangkaian dari program International Summer School 2026 di Kazakhstan pada awal Juni lalu.
Proyek inovatif yang diusung oleh Oktavia dan tim multinasionalnya bertajuk 'Terra Mushroom'. Konsep bisnis ini berfokus pada pengembangan sektor pertanian berkelanjutan dengan memadukan teknik budidaya jamur modern, pengelolaan limbah organik secara efisien, serta pengembangan kawasan agrowisata yang berorientasi pada edukasi lingkungan.
Dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Kazakh National Agrarian Research University (KazNARU) tersebut, Terra Mushroom dinilai unggul karena mampu menyelaraskan aspek keuntungan ekonomi dengan dampak sosial dan pelestarian lingkungan. Model bisnis ini dirancang sebagai solusi nyata dalam menjawab tantangan sektor pertanian masa depan yang sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Oktavia menjelaskan bahwa keberhasilan timnya dalam kompetisi ini tidak lepas dari integrasi teknologi, kewirausahaan, dan prinsip keberlanjutan yang mereka terapkan. Sebagai mahasiswa ekonomi, Oktavia memainkan peran krusial dalam menyusun strategi pengembangan bisnis, melakukan analisis peluang pasar, serta merancang skema pemberdayaan ekonomi masyarakat yang aplikatif.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa sektor pertanian memiliki potensi besar jika dikelola dengan pendekatan modern yang inovatif. Proyek Terra Mushroom kini menjadi representasi mahasiswa Indonesia di tingkat global dalam upaya menciptakan model usaha yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, namun juga memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat luas.