Menjelang pertemuan babak 16 besar Piala Dunia antara Amerika Serikat dan Belgia, publik sepak bola kembali menengok catatan sejarah yang tak terlupakan. Nama Tim Howard, kiper legendaris yang sempat dijuluki sebagai 'Menteri Pertahanan', kembali menjadi pusat perhatian seiring dengan prestasinya menahan gempuran Belgia pada turnamen edisi 2014.
Dalam laga yang berlangsung di Salvador tersebut, Howard mencatatkan rekor fenomenal dengan melakukan 16 penyelamatan dalam satu pertandingan. Meskipun Amerika Serikat akhirnya harus mengakui keunggulan Belgia dengan skor 2-1 melalui babak tambahan waktu, performa Howard saat itu tetap dianggap sebagai salah satu penampilan penjaga gawang paling ikonik dalam sejarah turnamen empat tahunan tersebut.
Kini, 12 tahun berselang, kedua tim kembali bertemu dalam fase serupa di Stadion Seattle. Tantangan berat menanti skuad besutan Mauricio Pochettino, yang harus tampil tanpa striker utama Folarin Balogun akibat sanksi kartu merah. Absennya pemain kunci ini memicu kekhawatiran terkait daya gedor tim, terutama setelah melihat bagaimana Lukaku dan De Bruyne menjadi mimpi buruk bagi pertahanan AS di pertemuan sebelumnya.
Howard sendiri, yang kini berusia 47 tahun, memiliki karier internasional yang cemerlang dengan mengoleksi 121 caps. Selain masa baktinya di tim nasional, ia dikenal luas melalui dedikasinya selama 13 musim di Liga Premier Inggris bersama Manchester United dan Everton. Legasi yang ditinggalkan oleh sang 'Menteri Pertahanan' ini menjadi tolok ukur bagi para pemain muda yang kini tengah berjuang di bawah bendera Amerika Serikat untuk mencatatkan sejarah baru.