Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, memberikan tanggapan terkait fenomena ziarah di Gunung Kawi, Jawa Timur, yang belakangan ini kembali menjadi sorotan publik. Menurutnya, praktik ziarah tersebut merupakan elemen tak terpisahkan dari kekayaan tradisi dan budaya yang telah mengakar kuat di Indonesia sejak lama.
Fadli Zon menyatakan bahwa keberagaman cara pandang masyarakat terhadap tempat-tempat ziarah, termasuk Gunung Kawi, adalah cerminan dari mozaik tradisi nusantara yang sangat luas. Ia menekankan pentingnya menghargai keberagaman cara masyarakat dalam mengekspresikan nilai-nilai budaya dan spiritualitas lokal yang ada di berbagai daerah.
Kompleks makam di Gunung Kawi sendiri dikenal luas sebagai destinasi ziarah yang konsisten menarik minat masyarakat dari berbagai latar belakang. Aktivitas kunjungan ini mencapai puncaknya pada momen-momen tertentu, terutama saat perayaan Tahun Baru Hijriah atau 1 Suro dalam kalender Jawa.
Pada setiap peringatan tersebut, kawasan Pesarean Gunung Kawi rutin dipadati warga yang mengikuti prosesi kirab budaya serta ritual tabur bunga. Tradisi ini telah menjadi bagian dari identitas sosial dan budaya masyarakat setempat yang terus dilestarikan hingga saat ini.