Ajang internasional Anugerah Inovasi dan Teknologi 2026 Maju Gemilang Jaya yang dihelat di Sabah International Convention Centre, Malaysia, pada Sabtu (11/7/2026), menjadi panggung penting bagi penguatan kolaborasi inovasi lintas negara. Perhelatan bergengsi tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting pemerintahan Malaysia, termasuk Datin Seri Panglima Datuk Hajjah Juliah Salak selaku Istri Ketua Menteri Sabah, serta Dato Hajjah Hanifah Hajjah Taib.

Kesuksesan acara ini menarik perhatian Novanita Puspa Kencana, mahasiswa program doktoral Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR), yang menyoroti urgensi modernisasi dalam mengelola potensi daerah. Menurutnya, ketergantungan pada metode pengelolaan konvensional tidak lagi relevan untuk menopang pertumbuhan ekonomi di tengah era digital saat ini.

Novanita menekankan bahwa Kalimantan Tengah memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, namun memerlukan integrasi teknologi yang tepat guna untuk memberikan nilai tambah nyata. Inovasi diyakini mampu mendorong terciptanya lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas.

Ia menaruh harapan besar kepada generasi muda untuk mengambil peran sebagai motor penggerak transformasi ekonomi berbasis teknologi di Bumi Tambun Bungai. Sinergi antara kekayaan alam dan penguasaan teknologi diharapkan mampu memposisikan Kalimantan Tengah sebagai salah satu pilar ekonomi yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan di masa depan.