Program Integrasi Layanan Primer (ILP) melalui Posyandu Nusa Indah di Desa Tempeh Tengah, Lumajang, berhasil menarik antusiasme tinggi dari masyarakat setempat. Sebanyak 133 warga dari berbagai kelompok usia mendatangi Dusun Krajan Timur pada Kamis (9/7/2026) untuk mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan komprehensif yang disediakan pemerintah desa dan tenaga medis.
Data yang dihimpun menunjukkan beragamnya penerima manfaat, mulai dari 50 balita, 37 warga usia dewasa, 45 lansia, hingga satu ibu hamil. Seluruh peserta mendapatkan akses layanan terpadu dalam satu lokasi, mulai dari pengukuran fisik, skrining kesehatan rutin, pemantauan gizi, hingga imunisasi dan konsultasi medis secara menyeluruh.
Perawat Poskesdes Tempeh Tengah, Endang Tri Wahyuningsih, menekankan bahwa kehadiran Posyandu ILP bukan sekadar rutinitas medis, melainkan strategi pemberdayaan. Melalui sarana ini, warga diberikan edukasi berkelanjutan mengenai pentingnya pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta pemenuhan gizi seimbang untuk mencegah risiko penyakit sejak dini.
Keberhasilan program ini merupakan buah kolaborasi sinergis antara Pemerintah Desa Tempeh Tengah, kader posyandu, dan tenaga kesehatan profesional. Sinergi ini dirancang untuk mendekatkan layanan kesehatan ke tingkat paling dasar, sehingga masyarakat memiliki akses yang lebih efisien dan terarah dalam menjaga kualitas kesehatan mereka sebelum jatuh sakit.
Dengan berjalannya program ini secara rutin, diharapkan budaya deteksi dini di tingkat desa dapat terus menguat. Fokus utama ke depan tetap pada pembangunan kesadaran kolektif agar setiap warga mampu berpartisipasi aktif dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih produktif, sehat, dan berkualitas.