Aktivitas vulkanik Gunung Semeru terpantau mengalami peningkatan signifikan memasuki awal bulan Juli 2026. Berdasarkan laporan terkini, gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut tercatat telah mengalami erupsi sebanyak empat kali dalam periode waktu yang singkat.

Salah satu letusan besar yang terdeteksi terjadi pada Rabu (1/7/2026), di mana kolom abu vulkanik dilaporkan membumbung tinggi hingga mencapai satu kilometer di atas permukaan puncak. Material erupsi yang teramati tersebut menunjukkan intensitas aktivitas magma yang masih berada pada level yang perlu diwaspadai.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terus memantau pergerakan seismik gunung tersebut secara intensif. Masyarakat maupun pendaki diimbau untuk senantiasa mematuhi radius aman yang telah ditetapkan oleh otoritas berwenang demi menghindari dampak dari lontaran material vulkanik maupun awan panas.