Pemerintah Republik Indonesia secara resmi menyatakan sikap tegas terhadap insiden pembakaran pesawat milik AMA oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Aksi destruktif ini dinilai telah mengganggu stabilitas keamanan dan menghambat operasional layanan transportasi vital di wilayah Papua.
Dalam keterangan resminya, otoritas terkait menekankan bahwa negara tidak akan menoleransi segala bentuk kekerasan maupun intimidasi yang dilakukan oleh kelompok tersebut. Pihak aparat keamanan saat ini tengah memperketat pengawasan serta melakukan investigasi mendalam untuk memburu para pelaku agar dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum.
Insiden ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah karena berdampak langsung pada terputusnya akses layanan penerbangan perintis yang selama ini menjadi tulang punggung mobilitas warga di daerah terpencil. Pemerintah berkomitmen penuh untuk menjamin keselamatan masyarakat serta keberlanjutan infrastruktur penerbangan di wilayah tersebut.