Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas, Kalimantan Tengah, secara resmi menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi masyarakat dalam acara nonton bareng (nobar) laga final Piala Dunia 2026. Kegiatan ini akan dipusatkan di Taman Kota Kuala Kurun sebagai ruang publik bagi warga yang ingin menyaksikan puncak turnamen sepak bola bergengsi tersebut.

Bupati Gunung Mas, Jaya S Monong, mengungkapkan bahwa inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari imbauan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Instruksi tersebut bertujuan untuk memberikan ruang hiburan bagi masyarakat sekaligus menstimulasi pertumbuhan ekonomi lokal melalui perputaran bisnis UMKM, seperti kuliner dan atribut pendukung sepak bola.

"Kami menyambut positif arahan tersebut. Saya telah menugaskan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunung Mas untuk mempersiapkan segala kebutuhan teknis di Taman Kota Kuala Kurun agar acara berjalan dengan kondusif dan meriah," ujar Jaya S Monong, Senin (13/7/2026).

Puncak laga final Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB. Pihak penyelenggara mengimbau warga agar sudah dapat mulai berkumpul di lokasi nobar sejak pukul 01.30 WIB. Bupati Jaya berharap momentum ini tidak hanya menjadi ajang hiburan semata, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga di wilayah Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau.

Sebelum partai final digelar, turnamen akan memasuki babak semifinal yang mempertemukan empat tim raksasa, yakni Prancis melawan Spanyol serta Inggris melawan Argentina. Ajang olahraga kelas dunia ini pun menjadi pusat perhatian global, termasuk bagi masyarakat di Gunung Mas yang antusias menyaksikan persaingan bintang-bintang sepak bola dunia seperti Lionel Messi, Kylian Mbappe, hingga Jude Bellingham.