PT Bank Muamalat Indonesia Tbk resmi mempererat kemitraan strategis dengan PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap instrumen investasi emas. Melalui skema kerja sama *wholesaler*, kedua entitas ini sepakat untuk mengintegrasikan distribusi produk Logam Mulia ANTAM ke dalam jaringan kantor cabang serta kanal digital Bank Muamalat.

Kolaborasi yang secara resmi diteken pada Rabu (8/7) ini tidak hanya berfokus pada perdagangan fisik emas, tetapi juga mencakup upaya edukasi dan literasi keuangan bagi masyarakat luas. Direktur Bank Muamalat, Ricky Rikardo Mulyadi, menyatakan bahwa langkah ini merupakan respons atas meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya emas sebagai instrumen *safe haven* untuk menjaga nilai aset di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Kinerja produk pembiayaan emas Bank Muamalat, yang dikenal dengan nama 'Solusi Emas Hijrah', menunjukkan tren pertumbuhan yang impresif. Hingga semester pertama tahun 2026, *outstanding* pembiayaan emas bank syariah ini telah mencapai angka Rp1,9 triliun. Angka tersebut mencerminkan lonjakan luar biasa sebesar 537 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, dengan total *booking* emas nasabah tercatat melampaui 1,2 ton.

Ricky menambahkan bahwa sinergi ini diharapkan dapat mempermudah nasabah dalam merencanakan masa depan keuangan, mulai dari biaya pendidikan, perencanaan ibadah haji, hingga proteksi kesejahteraan bagi karyawan korporasi. Kemitraan ini diyakini akan memberikan nilai tambah bagi kedua perusahaan sekaligus memperkuat fondasi industri emas nasional agar lebih inklusif dan terpercaya bagi masyarakat.