Dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (7/7/2026), Perdana Menteri India Narendra Modi menegaskan komitmen negaranya untuk mempererat kemitraan strategis dengan Indonesia. Kerja sama ini mencakup spektrum luas, mulai dari akses layanan kesehatan hingga penguatan infrastruktur teknologi digital masa depan.

Salah satu poin utama dalam kesepakatan tersebut adalah komitmen India untuk memastikan ketersediaan obat-obatan berkualitas tinggi dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat Indonesia. Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan standar pelayanan kesehatan nasional melalui diversifikasi pasokan farmasi dari India.

Selain sektor kesehatan, kedua negara juga menyoroti pentingnya penguatan ketahanan pangan. India berencana untuk mendukung Indonesia dengan menyuplai varietas benih gandum unggul hasil pengembangan lokal, sekaligus melakukan pertukaran pengetahuan mengenai praktik pertanian berkelanjutan serta pemanfaatan agroteknologi modern yang efektif.

Di bidang teknologi, Modi menyoroti potensi besar populasi usia muda di kedua negara. Melalui kerja sama baru ini, Indonesia dan India akan fokus pada pengembangan kecerdasan buatan (AI), perluasan infrastruktur telekomunikasi, serta penguatan ekosistem startup digital agar dapat bersaing secara global dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi kedua bangsa.