Pemerintah Kabupaten Bangkalan resmi mengukuhkan Tim Pembina Posyandu tingkat kabupaten guna meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan kesehatan hingga ke pelosok desa. Agenda yang dirangkai dengan Rapat Koordinasi ini berlangsung di The Sky, Bangkalan, pada Kamis (30/7/2026), dipimpin langsung oleh Bupati Bangkalan, Lukman Hakim.
Dalam arahannya, Bupati Lukman Hakim menginstruksikan agar tim yang baru dilantik tidak sekadar menjadi formalitas organisasi. Ia menekankan pentingnya peran aktif anggota tim untuk turun langsung ke lapangan guna menyerap aspirasi warga serta memetakan kebutuhan riil di sektor kesehatan masyarakat.
Lebih lanjut, Lukman menyoroti program percepatan penurunan angka stunting yang tetap menjadi prioritas utama pembangunan daerah. Upaya pemenuhan gizi bagi ibu hamil, bayi, dan balita kini juga akan disinergikan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) demi memastikan intervensi kesehatan berjalan lebih merata.
Senada dengan hal itu, Wakil Bupati Bangkalan, Moh. Fauzan Ja'far, mendorong Tim Pembina Posyandu agar bertindak sebagai motor penggerak kolaborasi lintas sektor. Sinergitas ini diharapkan mampu mengawal realisasi program kesehatan di tingkat desa agar sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat.
Dari sisi administratif, Sekretaris Daerah Bangkalan, Ismet Efendi, mengingatkan pentingnya akurasi sistem pelaporan demi deteksi dini kondisi tumbuh kembang anak. Hal ini diperkuat oleh perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur yang menegaskan bahwa basis data yang valid adalah kunci utama merumuskan program posyandu yang tepat sasaran.