Pemerintah Kota Palu mulai mematangkan arah baru pengembangan bisnis daerah melalui pertemuan strategis bersama jajaran direksi baru Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kota Palu. Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, menerima langsung audiensi perdana tersebut di ruang kerjanya pada Senin (27/7/2026).

Pertemuan ini merupakan koordinasi pertama pascapelantikan Sulaeman A. Rasyid sebagai Direktur Utama Perumda Kota Palu pada 20 Juli lalu. Didampingi oleh Pengawas Perumda Hery Susianto, audiensi ini dimanfaatkan sebagai momentum penting untuk mempererat sinergi sekaligus menyusun peta jalan transformasi BUMD agar lebih profesional, sehat, dan berdampak nyata bagi pembangunan kota.

Dalam kesempatan tersebut, Sulaeman A. Rasyid mengungkapkan bahwa manajemen baru tengah berfokus melakukan pembenahan internal secara menyeluruh. Langkah akselerasi ini mencakup perbaikan tata kelola perusahaan yang bersih, penguatan struktur organisasi, serta perumusan rencana bisnis jangka panjang.

Menurut Sulaeman, rancangan program yang tengah digodok bertujuan untuk memacu perekonomian daerah dan meningkatkan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Masukan dari Wakil Wali Kota dinilai sangat krusial untuk menyempurnakan dokumen rencana bisnis sebelum diajukan secara resmi kepada Kuasa Pemilik Modal (KPM).

Wakil Wali Kota Palu menyambut positif langkah transformasi ini dan menyatakan optimisme terhadap kepemimpinan baru di tubuh Perumda. Dukungan moral tersebut menjadi dorongan bagi manajemen untuk terus melahirkan inovasi usaha baru yang produktif dan adaptif terhadap perkembangan pasar lokal.

Rencana bisnis yang telah diselaraskan ini ditargetkan segera rampung dalam waktu dekat untuk difinalisasi. Perumda berkomitmen menjalankan peran ganda secara seimbang, yakni sebagai entitas bisnis profesional yang mendatangkan profit bagi daerah sekaligus agen pembangunan yang memberikan manfaat sosial bagi masyarakat Palu.