Program Studi Magister Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (FIP UNJ) mengambil langkah strategis dalam memperkuat kiprahnya di kancah global. Upaya ini diwujudkan melalui penyelenggaraan kuliah tamu internasional bertajuk "Distinguished Visiting Professor Lecture" pada Rabu (22/7/2026), dengan menghadirkan pakar pendidikan dari Johannes Kepler Universität Linz, Austria, yakni Univ.-Prof. Zsolt Lavicza.

Mengangkat tema "Exploring New Frontiers in Educational Technology Research", kegiatan ini dirancang untuk memetakan arah baru penelitian teknologi pendidikan. Prof. Zsolt Lavicza, yang dikenal luas atas dedikasinya pada metode penelitian STEM, teknologi pendidikan, serta inovasi pembelajaran, membagikan wawasan mendalam mengenai transformasi metode belajar-mengajar berbasis digital kepada civitas akademika UNJ.

Sebelum sesi utama dimulai, agenda diawali dengan kunjungan keliling departemen untuk memperkenalkan ekosistem akademik di FIP UNJ kepada Prof. Lavicza. Langkah ini disusul dengan dialog akademis interaktif yang mempertemukan mahasiswa dan dosen, guna menjajaki potensi kolaborasi riset antara UNJ dan kampus asal sang profesor di Austria. Rombongan juga disambut hangat oleh Dekan FIP UNJ, Aip Badrujaman, di ruang dekanat untuk membahas penguatan jejaring kelembagaan.

Dalam kesempatannya, Dekan FIP UNJ menekankan bahwa kehadiran akademisi kaliber internasional ini merupakan momentum krusial untuk memperluas cakrawala berpikir mahasiswa maupun staf pengajar. Kuliah umum yang berlangsung di Ruang Sidang Lantai 2 FIP UNJ ini secara resmi dibuka oleh Ketua Program Studi Magister Teknologi Pendidikan, Khaerudin, serta dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas lainnya.

Dalam paparannya, Prof. Lavicza menguraikan perkembangan mutakhir teknologi yang memengaruhi dunia pendidikan, seperti kecerdasan buatan (AI), realitas tertambah (AR), realitas virtual (VR), hingga pencetakan 3D. Ia menegaskan bahwa adopsi teknologi mutakhir ini harus didukung oleh metodologi penelitian yang kokoh serta kolaborasi lintas disiplin agar mampu memberikan dampak nyata yang lebih luas pada sistem pendidikan global.