Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat, terus berbenah untuk mengukuhkan posisinya sebagai destinasi wisata olahraga unggulan dunia. Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora), Taufik Hidayat, menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap pembangunan fasilitas olahraga di kawasan tersebut yang dinilai krusial bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

Pernyataan tersebut disampaikan Taufik saat meresmikan fasilitas olahraga padel di Mandalika, Sabtu (11/7/2026). Menurutnya, kehadiran infrastruktur olahraga bukan sekadar instrumen untuk mencetak atlet berprestasi, melainkan juga bagian dari strategi pengembangan industri olahraga (sport industry) yang mampu menarik minat wisatawan mancanegara maupun domestik.

Taufik menambahkan bahwa tren wisata global kini bergeser ke arah gaya hidup aktif. Kehadiran lapangan padel dan fasilitas olahraga lainnya diharapkan mampu menjadi daya tarik tambahan di luar ajang balap internasional seperti MotoGP. Hal ini diproyeksikan dapat memperlama durasi kunjungan wisatawan yang ingin menikmati olahraga, budaya, hingga kuliner di Mandalika.

Senada dengan hal tersebut, Pelaksana Tugas Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen melengkapi ekosistem pariwisata Mandalika. Saat ini, ITDC telah menyediakan tiga lapangan padel dan satu lapangan basket, dengan rencana strategis pengembangan lima lokasi lapangan padel tambahan di kawasan Gunung.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendiversifikasi daya tarik Mandalika. Dengan fasilitas yang kian lengkap, pengelola berharap wisatawan tidak hanya datang untuk menyaksikan balap motor, tetapi juga menjadikan Mandalika sebagai tujuan utama untuk berlibur sekaligus menerapkan gaya hidup sehat.