PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) mengambil langkah strategis dalam mentransformasi model bisnisnya dengan mengakuisisi 60 persen saham PT Laxo Global Akses. Perusahaan yang bergerak di sektor penyedia layanan internet (ISP) ini resmi menjadi bagian dari portofolio WINR setelah kesepakatan diteken pada 3 Juli 2026. Langkah ini menjadi tonggak penting bagi emiten properti tersebut dalam mengamankan sumber pendapatan berulang atau recurring income di luar lini bisnis utama.
Direktur Utama WINR, Liu Yut Men, menjelaskan bahwa kepemilikan mayoritas atas Laxo Global Akses bertujuan untuk menciptakan sinergi yang lebih erat antara sektor properti dan ekosistem digital. Integrasi ini memungkinkan perseroan untuk menawarkan paket bundling fasilitas 'smart connectivity' di setiap proyek properti yang mereka kembangkan, sebuah nilai tambah yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing perusahaan di pasar properti nasional.
Strategi diversifikasi ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas keuangan perusahaan di tengah fluktuasi pasar properti. Dengan mengandalkan pendapatan berulang dari layanan internet, WINR berharap dapat meminimalisir ketergantungan pada model penjualan unit konvensional. Terlebih, Laxo Global Akses memiliki rekam jejak operasional yang luas dengan jangkauan di 30 kota besar serta melayani lebih dari 100 klien korporasi, instansi pemerintah, dan 10.000 pelanggan ritel.
Aksi korporasi ini hadir seiring dengan tren pertumbuhan positif kinerja keuangan WINR sepanjang tahun 2025. Perusahaan mencatatkan pendapatan sebesar Rp51,28 miliar, angka yang mencerminkan lonjakan tajam sebesar 62,79 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berada di posisi Rp31,50 miliar. Dengan sinergi baru ini, manajemen optimis bahwa kontribusi pendapatan dari sektor teknologi akan semakin memperkuat fundamental perusahaan ke depannya.