Kabupaten Daofu di Prefektur Otonomi Tibet Ganzi, Provinsi Sichuan, Tiongkok, resmi membuka perhelatan akbar Festival Budaya dan Pariwisata Gunung Ganzi Sichuan 2026 di Padang Rumput Yuke pada Jumat (24/7/2026). Memasuki edisi ketujuh, festival tahunan ini dirancang untuk memperkenalkan eksotisme budaya nomaden masyarakat Tibet sekaligus memacu akselerasi sektor pariwisata regional.
Upacara pembukaan festival berlangsung megah di bawah bentangan langit terbuka Padang Rumput Yuke. Para peternak lokal menghidupkan kembali tradisi kuno dengan menggiring kawanan ternak melintasi padang rumput, mendirikan tenda hitam tradisional dari bulu yak khas masyarakat Kham, serta memperagakan penggunaan urdah—tali pelontar batu tradisional yang digunakan untuk menggembala. Rangkaian atraksi ini menyajikan potret autentik kehidupan nomaden Kham yang telah bertahan selama ribuan tahun.
Kemeriahan acara berlanjut dengan atraksi ketangkasan berkuda yang melibatkan barisan kavaleri bersenjata lengkap, terinspirasi dari kisah kepahlawanan Raja Gesar. Selain itu, panggung festival diramaikan oleh peragaan busana yang memadukan keindahan kain tenun wol tradisional Tibet (pulu) dengan estetika desain modern, merefleksikan harmoni antara pelestarian warisan leluhur dan adaptasi zaman.
Kemeriahan ini menarik perhatian banyak wisatawan domestik, salah satunya Zhang asal Beijing, yang mengaku terkesan dengan ketenangan atmosfer kehidupan pedesaan yang ditawarkan di Daofu. Festival yang berlangsung hingga 26 Juli ini mengagendakan delapan program utama, termasuk pertunjukan massal Warisan Budaya Takbenda yang melibatkan seribu penari, festival kuliner lokal, pertunjukan musik padang rumput, serta lokakarya budaya.
Daofu dipilih sebagai pusat kegiatan karena keindahan lanskap alamnya yang meliputi Gunung Salju Yala dan Taman Hutan Batu, ditambah suhu musim panas yang sejuk sekitar 24 derajat Celsius. Sektor pariwisata wilayah ini menunjukkan pertumbuhan signifikan; dalam kurun waktu lima tahun terakhir (Juli 2021 hingga Juni 2026), Daofu telah menarik kunjungan 10,41 juta wisatawan dengan perolehan devisa mencapai 11,45 miliar yuan. Pemerintah setempat berharap sinergi pelestarian budaya dan promosi pariwisata ini mampu menggerakkan roda perekonomian warga lokal secara berkelanjutan.