Kabupaten Sidrap kini menasbihkan dirinya sebagai pusat perhatian internasional dalam sektor pertanian. Keberhasilan daerah ini dalam mengelola rantai pasok komoditas porang menarik minat akademisi dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM) untuk melakukan studi mendalam. Kunjungan resmi delegasi UTM disambut langsung oleh Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, pada Senin (6/7/2026), di Kompleks SKPD Sidrap.
Delegasi yang terdiri dari para pakar lintas disiplin ilmu, mulai dari Azman Hashim International Business School hingga Fakultas Sains UTM, hadir untuk membedah ekosistem industri porang. Mereka didampingi oleh perwakilan dari Universitas Hasanuddin yang berperan sebagai mitra strategis dalam pengembangan riset dan inovasi di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Syaharuddin Alrif memaparkan strategi pemerintah daerah dalam mengangkat porang dari tanaman yang awalnya kurang dilirik menjadi salah satu pilar ekonomi unggulan. Fokus utama pembahasan meliputi aspek regulasi, dukungan teknis bagi petani, hingga strategi pemasaran yang mampu menembus pasar global. Syaharuddin menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga keberlanjutan sektor ini, baik dari sisi produktivitas maupun standar mutu.
Diskusi yang berlangsung intensif tersebut mencakup berbagai dimensi krusial, mulai dari teknologi budidaya dan pengolahan pascapanen, hingga aspek legalitas serta sertifikasi produk. Pihak UTM berharap hasil studi ini tidak hanya memperkaya referensi akademik di Malaysia, tetapi juga membuka jalan bagi kerja sama bilateral yang lebih konkret di masa depan.
Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum bagi Sidrap untuk memperkuat posisinya sebagai daerah rujukan inovasi pertanian di Indonesia. Sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan praktisi internasional ini diproyeksikan dapat memberikan nilai tambah ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal serta memperluas akses pasar porang ke tingkat mancanegara.