Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengklarifikasi bahwa rencana perjalanan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), ke berbagai wilayah di tanah air bukanlah sebuah agenda safari politik. Langkah tersebut ditegaskan murni untuk memenuhi berbagai undangan yang datang langsung dari masyarakat.

Wakil Ketua Umum PSI, Isyana Bagoes Oka, menjelaskan bahwa kunjungan ini didasari oleh keinginan Jokowi untuk memenuhi aspirasi warga. Selain menghadiri undangan publik, Jokowi juga dijadwalkan menghadiri sejumlah kegiatan yang diselenggarakan oleh PSI di berbagai daerah.

Menurut rencana, lawatan ke 38 provinsi di Indonesia ini akan dimulai pada akhir Juni 2026, dengan Provinsi Lampung sebagai titik awal perjalanan sebelum dilanjutkan ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Kendati demikian, PSI masih enggan merinci tanggal pasti dimulainya agenda perjalanan tersebut.

Di sisi lain, Isyana juga memilih untuk bersikap irit bicara mengenai isu yang menyebutkan Jokowi akan segera bergabung secara resmi ke PSI dan menduduki posisi strategis sebagai Ketua Dewan Pembina partai berlambang mawar tersebut.

Sementara itu, Ketua DPP PSI Bestari Barus menambahkan bahwa rangkaian kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan Jokowi selaku mantan kepala negara untuk tetap menyapa warga. Rencana kunjungan menyeluruh ini dipersiapkan untuk memastikan silaturahmi dengan masyarakat di berbagai daerah tetap terjalin erat.