Pengangkatan Rapih Herdiansyah sebagai Komisaris PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) pada Juni 2026 menandai babak baru dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) strategis tersebut. Mengawali karier dari dunia jurnalistik, Rapih membawa portofolio kepemimpinan yang luas dari panggung politik, akademisi, hingga pemerintahan tingkat nasional.

Perjalanan profesional Rapih dimulai pada tahun 2004 sebagai wartawan muda di Harian Umum Fajar Banten (kini Kabar Banten). Kiprahnya di dunia pers terbilang moncer, terbukti dengan raihan penghargaan wartawan berprestasi pada tahun 2007. Ia juga sempat memperkuat Banten TV sebagai Koordinator Divisi Pemberitaan sebelum akhirnya merambah dunia wirausaha dengan mendirikan perusahaan media NEWSMEDIA serta lembaga konsultan komunikasi politik Banten Cendekia Institute.

Di sektor publik dan pemerintahan, lulusan Magister Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana ini memiliki jam terbang yang cukup tinggi. Selama hampir satu dekade, Rapih dipercaya menjadi Tenaga Ahli di DPRD Provinsi Banten hingga DPR RI. Kiprahnya di tingkat nasional semakin kokoh ketika ditunjuk sebagai Tim Ahli Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI periode 2019-2022, mendampingi Muhamad Mardiono.

Selain aktif di pemerintahan dan bisnis, pria kelahiran Tangerang ini juga membagikan ilmunya di dunia akademis sebagai dosen luar biasa di beberapa perguruan tinggi di Banten, seperti UIN Sultan Maulana Hasanuddin, Universitas Banten Jaya, dan Universitas Serang Raya. Pengalaman organisasinya pun terbentang luas, mulai dari Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Banten hingga menjabat Sekretaris Jenderal Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Untirta.

Setelah menyelesaikan masa baktinya sebagai Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada akhir 2025, Rapih kini fokus mendedikasikan energinya untuk mengawasi kinerja PT PCM. Sebagai komisaris, ia menegaskan pentingnya penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) serta pengawasan proaktif guna mendorong ekspansi bisnis perusahaan.

Salah satu fokus utama Rapih adalah mengawal realisasi pembangunan Pelabuhan Warnasari yang berdiri di atas lahan seluas 45 hektare. Proyek strategis ini diyakini akan menjadi motor penggerak baru bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Cilegon serta memberikan dampak ekonomi nyata bagi kesejahteraan masyarakat setempat.