Pendaki kini memiliki alternatif baru untuk menaklukkan puncak Gunung Kerinci. Pemerintah Kabupaten Solok Selatan bersama Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BB TNKS) resmi menyepakati pembukaan jalur pendakian baru melalui wilayah Solok Selatan, Sumatra Barat. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk pengembangan wisata alam di kawasan tersebut.

Kerja sama ini mencakup pemanfaatan lahan seluas 55 hektare yang tersebar di zona pemanfaatan, zona rehabilitasi, dan sebagian zona rimba TNKS di Kecamatan Sangir. Rencana pengembangan ini dirancang untuk masa berlaku selama empat tahun ke depan dan memiliki opsi untuk diperpanjang. Langkah ini memperluas opsi akses bagi para pencinta alam selain jalur klasik yang sudah populer sebelumnya.

Kasi BB TNKS Kerinci, David, mengonfirmasi bahwa dengan adanya peresmian ini, pendaki kini memiliki dua pilihan jalur resmi, yaitu via Kersik Tuo di Kayu Aro dan via Solok Selatan. Namun, jalur Solok Selatan memiliki karakteristik yang berbeda secara signifikan. Rute ini membutuhkan waktu tempuh sekitar 4 hari 3 malam karena jalurnya yang lebih panjang, berbeda dengan jalur Kersik Tuo yang umumnya dapat ditempuh dalam waktu 2 hari 1 malam. Kedua jalur ini nantinya akan bertemu di titik ikonik, Tugu Yudha.

Bupati Solok Selatan, Khairunas, menyatakan bahwa pembukaan jalur baru ini tidak hanya ditujukan untuk memfasilitasi para pendaki, melainkan juga dirancang sebagai katalis pertumbuhan ekonomi lokal. Sektor pariwisata berkelanjutan ini diharapkan dapat memberdayakan masyarakat sekitar dengan membuka peluang usaha baru, mulai dari penyediaan jasa pemandu (guide), porter, penginapan (homestay), kuliner, hingga transportasi dan produk UMKM lokal.

Pihak pengelola memastikan bahwa pengembangan infrastruktur pendukung dan promosi wisata di rute baru ini tetap memprioritaskan prinsip-prinsip konservasi guna menjaga kelestarian ekosistem hutan tropis. Sebagai gunung tertinggi di Sumatra dengan ketinggian 3.805 meter di atas permukaan laut (mdpl), Gunung Kerinci yang masuk dalam jajaran Seven Summits Indonesia diprediksi akan semakin memikat minat wisatawan domestik maupun mancanegara melalui kehadiran rute alternatif ini.