Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Padang merespons cepat peristiwa tanah longsor yang melanda kawasan Gunung Padang, Kelurahan Batang Arau, pada Minggu (5/7) malam. Aksi sigap ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi bahaya bagi pengendara, mengingat material longsor sempat menutupi sebagian badan jalan di area tanjakan yang cukup rawan.

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, menjelaskan bahwa pihaknya segera mengerahkan alat berat ke lokasi kejadian sesaat setelah menerima laporan. Proses evakuasi material yang dilakukan berkolaborasi dengan pihak BMCKTR Sumatera Barat tersebut sempat menemui kendala karena adanya area pemakaman warga yang terdampak. Oleh karena itu, tim di lapangan bekerja ekstra hati-hati untuk memastikan pembersihan berjalan lancar tanpa merusak situs tersebut.

Lurah Batang Arau, Khosyi Mudhoffar, mengungkapkan bahwa bencana ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Minggu siang. Meski longsor menutupi separuh badan jalan, ia memastikan tidak ada warga yang terdampak secara langsung oleh musibah tersebut.

Saat ini, kondisi akses jalan di kawasan Gunung Padang telah kembali normal dan arus lalu lintas kendaraan sudah lancar sepenuhnya. Alat berat yang sebelumnya ditempatkan di titik lokasi telah ditarik, dan pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat karakteristik kontur tanah di kawasan perbukitan yang memiliki risiko pergerakan tanah saat cuaca ekstrem.