Polres Tegal bersinergi dengan aparat gabungan untuk mengamankan jalannya Festival Moci 2026 yang berlangsung di Alun-Alun Hanggawana Slawi, Kabupaten Tegal, Sabtu (25/7/2026). Langkah pengamanan terpadu ini diambil guna memberikan rasa aman bagi ribuan warga yang antusias menghadiri perhelatan budaya tahunan tersebut.

Pengamanan ketat ini melibatkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari jajaran Polsek, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, hingga tenaga medis dan panitia lokal. Para petugas ditempatkan secara strategis di titik-titik rawan kerumunan, termasuk pintu masuk utama, area panggung hiburan, kantong parkir, serta sepanjang rute lalu lintas di sekitar lokasi festival.

Festival Moci 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan rakyat, tetapi juga memamerkan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kuliner khas Tegal, serta pertunjukan seni lokal. Pengamanan ekstra diharapkan dapat mendukung kelancaran seluruh rangkaian acara agar masyarakat dapat menikmati kemeriahan tanpa rasa khawatir.

Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo, menegaskan komitmen pihaknya dalam menjaga situasi kondusif selama acara berlangsung. Menurutnya, festival ini memegang peran krusial dalam mendongkrak perekonomian daerah sekaligus melestarikan tradisi minum teh khas Tegal yang dikenal dengan budaya moci.

Lebih lanjut, AKBP Bayu Prasatyo menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat dan petugas yang telah berpartisipasi menjaga ketertiban. Ia juga mengimbau para pengunjung untuk selalu mematuhi instruksi petugas di lapangan demi keselamatan bersama selama festival berlangsung.

Secara keseluruhan, Festival Moci 2026 di Slawi berjalan dengan tertib, aman, dan sukses. Kehadiran aparat keamanan dinilai mampu memberikan perlindungan optimal sekaligus mendukung upaya promosi pariwisata daerah dan penguatan sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Tegal.