RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda kini resmi mengoperasikan layanan Positron Emission Tomography-Computed Tomography (PET-CT) Scan. Kehadiran teknologi ini menjadi tonggak sejarah baru dalam dunia medis Kalimantan Timur, mengingat fasilitas tersebut merupakan yang pertama dan satu-satunya di wilayah tersebut.
Teknologi PET-CT Scan menawarkan keunggulan signifikan dibandingkan metode pemindaian konvensional. Dengan mengintegrasikan kemampuan PET yang memantau metabolisme sel dan CT scan yang memetakan struktur organ, alat ini mampu mendeteksi kelainan jaringan pada tingkat seluler bahkan sebelum terjadi perubahan bentuk secara fisik. Hal ini memberikan presisi yang jauh lebih tinggi bagi tim medis dalam menentukan lokasi, ukuran, serta aktivitas biologis kanker.
Dokter Spesialis Kedokteran Nuklir dan Subspesialis Onkologi Nuklir RSUD AW Sjahranie, dr. Ryan Yudistiro, menyatakan bahwa inovasi ini merupakan terobosan krusial dalam penanganan onkologi di daerah. Akurasi dalam penentuan stadium kanker yang dihasilkan oleh PET-CT Scan memungkinkan dokter untuk merancang rencana terapi yang lebih tepat sasaran dan terpersonalisasi sesuai dengan kondisi medis pasien.
Selain aspek klinis, keberadaan teknologi canggih ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pasien dari sisi efisiensi waktu dan biaya. Pasien kanker di Kalimantan Timur tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh atau dirujuk ke luar daerah hanya untuk menjalani prosedur pemindaian, sehingga beban pengobatan dapat ditekan secara signifikan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat.