Pemerintah Kabupaten Jepara sukses menciptakan atmosfer perayaan yang meriah melalui agenda nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan di Alun-alun 1 Jepara pada Sabtu (5/7/2026). Selain menjadi sarana hiburan bagi warga, kegiatan ini secara strategis menjadi wadah untuk menggerakkan roda ekonomi bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak sore hari saat kawasan alun-alun dipadati pengunjung yang ingin menyaksikan babak 16 besar turnamen sepak bola akbar tersebut. Kehadiran maskot resmi Piala Dunia 2026—yakni Clutch dari Amerika Serikat, Zayu dari Meksiko, dan Maple dari Kanada—menjadi daya tarik tersendiri yang menambah semarak suasana di lokasi acara.
Para pelaku usaha merasakan dampak langsung dari keramaian ini. Linda, salah satu pedagang lokal asal Mulyoharjo, mengungkapkan rasa syukurnya karena lonjakan jumlah penonton berbanding lurus dengan peningkatan omzet dagangannya. Baginya, inisiatif Pemkab Jepara untuk memfasilitasi nobar melalui videotron di ruang publik memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat kecil.
Sementara itu, penonton yang hadir pun merasa sangat terhibur dengan adanya fasilitas tersebut. Nur Rohman, warga asal Mlonggo, mengaku sengaja datang bersama rekan-rekannya untuk merasakan atmosfer kebersamaan dalam mendukung tim favorit mereka di babak gugur. Pertandingan yang disajikan pada hari itu mempertemukan Maroko melawan Kanada, serta Paraguay kontra Prancis, yang berakhir dengan kemenangan bagi Maroko dan Prancis.
Kegiatan nobar ini rencananya akan terus difasilitasi oleh Pemkab Jepara sepanjang babak 16 besar Piala Dunia 2026. Langkah ini menjadi wujud nyata sinergi pemerintah daerah dalam menyediakan ruang publik yang produktif sekaligus memberikan dukungan berkelanjutan bagi geliat ekonomi kreatif dan UMKM di Kabupaten Jepara.