Stadion Bayuangga, Kota Probolinggo, dipadati ribuan pengunjung pada Senin (6/7/2026) dalam rangkaian gelaran SEMIPRO 2026. Acara yang telah memasuki hari keempat ini berhasil menarik animo masyarakat, menjadikannya destinasi utama keluarga selama masa libur sekolah sekaligus ajang promosi potensi daerah yang strategis.

Tidak sekadar menyajikan hiburan, SEMIPRO 2026 menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi mikro. Ratusan stan yang menjajakan kuliner khas lokal menjadi daya tarik utama, di mana masyarakat turut berpartisipasi langsung dalam mendukung keberlangsungan usaha kecil menengah di wilayah tersebut.

Selain sektor ekonomi, ajang ini juga dimanfaatkan oleh berbagai perangkat daerah untuk mendekatkan diri kepada masyarakat melalui penyediaan stan pelayanan publik. Hal ini memperkuat posisi SEMIPRO sebagai ruang interaksi multifungsi antara pemerintah dan warga, yang mempermudah akses terhadap informasi dan administrasi.

Kemeriahan acara mencapai puncaknya saat peragaan busana Batik Nusantara All Generation hasil kolaborasi Duta Museum Kota Probolinggo dengan Adi Management. Perpaduan motif batik tradisional dalam kemasan gaya modern yang melibatkan lintas generasi sukses memukau penonton, disusul dengan sesi line dance yang mempererat suasana keakraban antarwarga.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Probolinggo, Evariani, memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan acara ini. Menurutnya, SEMIPRO 2026 telah memenuhi fungsinya sebagai wadah rekreasi keluarga sekaligus penggerak roda ekonomi yang krusial bagi pelaku usaha lokal di Kota Probolinggo.