Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara menyatakan komitmen kuatnya dalam mendukung gelaran olahraga wisata bertaraf nasional, Merbabu Trail Run 2026. Dukungan ini ditegaskan melalui partisipasi aktif dalam rapat koordinasi persiapan yang digelar di Sunsetfalls Gardens and Resort pada Senin (6/7).

Pertemuan strategis tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur Forkopimca Ngablak, Balai Taman Nasional Gunung Merbabu, hingga pihak swasta seperti PT Palawi Risorsis dan tokoh masyarakat setempat. Sinergi lintas sektoral ini menjadi kunci utama untuk memastikan ajang lari lintas alam tersebut berjalan kondusif, aman, serta memberikan dampak signifikan bagi pariwisata daerah.

Merbabu Trail Run 2026 diproyeksikan sebagai ajang prestisius yang menawarkan tantangan medan unik. Para peserta nantinya akan melewati jalur yang melintasi dua gunung sekaligus, yaitu Gunung Merbabu dan Gunung Andong, dengan menyuguhkan panorama hutan serta perbukitan khas Jawa Tengah yang menawan.

Administratur KPH Kedu Utara, Andrie Syailendra, menekankan bahwa keterlibatan Perhutani adalah bentuk dukungan nyata terhadap optimalisasi kawasan hutan untuk kegiatan positif. Menurutnya, ajang ini tidak hanya sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga instrumen strategis untuk mempromosikan destinasi wisata alam sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Pihak penyelenggara yang diwakili oleh Didi Febri Handoko menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi yang terjalin. Sinergi ini diharapkan menjadi landasan kuat agar Merbabu Trail Run 2026 mampu bertransformasi menjadi agenda wisata olahraga unggulan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi pelestarian lingkungan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.