Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang, Banten, mengeluarkan imbauan resmi bagi masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap fluktuasi aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK). Langkah ini diambil menyusul peningkatan status gunung tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).
Meskipun status gunung telah naik, situasi di wilayah pesisir Pandeglang dilaporkan masih dalam kondisi terkendali. Aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk transaksi jual beli di pasar tradisional dan operasional fasilitas kesehatan, tetap berjalan seperti sedia kala tanpa adanya kepanikan yang berarti di tengah warga.
Kepala BPBD setempat menegaskan bahwa rekomendasi utama bagi nelayan, wisatawan, maupun penduduk lokal adalah menjaga jarak aman dari kawah. Petugas telah menetapkan larangan beraktivitas dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi guna mengantisipasi ancaman lontaran material vulkanik maupun bebatuan pijar yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Senada dengan imbauan tersebut, para pedagang di kawasan Labuan, Pandeglang, menyatakan bahwa mereka tetap beraktivitas secara normal. Pengalaman panjang berinteraksi dengan dinamika Gunung Anak Krakatau membuat masyarakat setempat lebih sigap dalam menanggapi kenaikan status aktivitas vulkanik, sembari tetap memantau perkembangan informasi resmi dari otoritas terkait.