Kota Tanjungpinang resmi mencatatkan sejarah emas dalam peta olahraga pelajar di Provinsi Kepulauan Riau. Setelah penantian panjang selama dua dekade, kontingen pelajar asal ibu kota provinsi ini akhirnya dinobatkan sebagai Juara Umum dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Kepri tahun 2026 yang berlangsung di Kabupaten Karimun.

Hingga Rabu (8/7/2026), Tanjungpinang tampil mendominasi perolehan medali di antara kabupaten/kota lainnya. Kontingen tersebut berhasil mengumpulkan total 82 medali, yang terdiri dari 28 medali emas, 27 medali perak, serta 27 medali perunggu. Prestasi ini sekaligus memutus puasa gelar juara umum yang telah berlangsung sejak hampir 20 tahun silam.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para atlet, pelatih, hingga jajaran ofisial yang terlibat. Menurutnya, keberhasilan ini bukanlah hasil yang instan, melainkan buah dari kedisiplinan, kerja keras, dan proses pembinaan yang konsisten di tengah tantangan keterbatasan sarana olahraga di daerah tersebut.

"Ini adalah bukti nyata bahwa semangat juang dan kualitas pembinaan menjadi faktor utama dalam melahirkan atlet berprestasi. Saya berterima kasih kepada seluruh pihak, termasuk para kepala sekolah dan guru olahraga, yang terus memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi mereka," ujar Lis.

Lebih lanjut, Lis menegaskan bahwa pencapaian ini bukanlah garis akhir dari perjalanan atlet pelajar Tanjungpinang. Pemerintah Kota berkomitmen untuk menjadikan momen ini sebagai batu loncatan guna memperkuat ekosistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan, dengan harapan para atlet dapat terus mengasah kemampuan hingga ke tingkat nasional maupun internasional.

Ia pun berpesan kepada seluruh atlet muda agar tetap rendah hati dan menjaga konsistensi latihan. Keberhasilan menjadi juara umum diharapkan menjadi pemicu semangat bagi generasi muda di Tanjungpinang untuk terus berprestasi dan membawa nama baik daerah di masa depan.