PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menegaskan komitmennya untuk mengadopsi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai pilar utama dalam menjalankan roda bisnisnya. Langkah ini bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan bagian dari strategi jangka panjang guna mewujudkan ekosistem industri yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di Sulawesi Tengah.

Berdiri di atas lahan seluas 4.000 hektare di Kabupaten Morowali, kawasan industri nikel terintegrasi ini terus berupaya membangun sistem produksi yang tidak hanya efisien secara ekonomi, tetapi juga meminimalkan dampak lingkungan melalui konsep ekonomi sirkular. Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung akselerasi transisi energi hijau secara nasional.

Deputi Direktur Operasional PT IMIP, Yulius Susanto, mengungkapkan bahwa implementasi kerangka kerja ESG telah diterapkan secara menyeluruh sejak tahun 2024. Penerapan ini dilakukan demi menjamin tata kelola perusahaan yang transparan, bertanggung jawab, serta memiliki akuntabilitas tinggi dalam setiap aspek operasionalnya.