Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, memastikan akan memfasilitasi kegiatan nonton bareng (nobar) babak final Piala Dunia 2026. Acara yang dinanti-nanti masyarakat pencinta sepak bola ini rencananya akan dipusatkan di Taman Kota Kuala Kurun.

Bupati Gunung Mas, Jaya S. Monong, mengungkapkan bahwa agenda nobar ini diselenggarakan sebagai langkah konkret menindaklanjuti imbauan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Melalui instruksi tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat menghadirkan ruang publik yang inklusif untuk merayakan puncak turnamen sepak bola terakbar di dunia.

Guna menyukseskan jalannya acara, Bupati telah memerintahkan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunung Mas untuk mematangkan persiapan teknis di lokasi. Pertandingan pamungkas tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB, sementara warga sudah bisa berkumpul di area taman sejak pukul 01.30 WIB.

Selain menjadi sarana hiburan massal, momentum nobar ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah. Sejalan dengan arahan Mendagri Muhammad Tito Karnavian, keramaian yang tercipta dari ajang sepak bola ini berpotensi menggeliatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), seperti pedagang kuliner dan penjual atribut olahraga.

Kompetisi Piala Dunia 2026 kini telah memasuki fase krusial dengan menyisakan empat tim tangguh di babak semifinal, yaitu Prancis, Spanyol, Inggris, dan Argentina. Menariknya, dalam kesempatan tersebut, Bupati Jaya S. Monong secara berseloroh membagikan prediksi pribadinya dengan menjagokan skuad Argentina untuk kembali mempertahankan gelar juara dunia.