Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) IMM Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali memperkuat program "HAMEMAYU WARASING DESA". Langkah ini diwujudkan melalui pelatihan intensif bagi kader kesehatan di Balai Desa Caturharjo, Bantul, pada Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perangkat desa setempat serta dosen pembimbing, Drs. Hadi Sasongko, M.Si., yang menekankan pentingnya penguasaan teknis alat ukur kesehatan. Pemahaman yang mendalam mengenai alat medis dianggap krusial sebagai fondasi utama dalam mendeteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM) di tingkat akar rumput.

Dalam sesi pelatihan, para mahasiswa memandu langsung praktik penggunaan berbagai alat diagnostik, mulai dari pengukur antropometri seperti berat dan tinggi badan, hingga alat pemeriksaan kadar glukosa, kolesterol, asam urat, serta tensimeter. Keaktifan peserta dalam simulasi mandiri berhasil meningkatkan kompetensi teknis mereka, yang terukur melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test.

Selain pelatihan teknis, tim mahasiswa juga memperkenalkan "Kartu JATI WARAS" sebagai instrumen inovatif. Kartu ini dirancang khusus untuk mempermudah pencatatan sistematis hasil skrining serta membantu kader dalam memetakan faktor risiko kesehatan warga secara lebih akurat dan terpadu.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan para kader di Caturharjo memiliki kemandirian dan rasa percaya diri yang lebih tinggi dalam memberikan pelayanan kesehatan preventif bagi masyarakat luas. Sinergi berkelanjutan ini menjadi komitmen nyata civitas akademika UAD dalam mendukung derajat kesehatan masyarakat desa.