Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus mendorong penguatan literasi digital mahasiswa di era kecerdasan buatan (AI). Melalui inisiatif Google Student Ambassador (GSA) UAD, digelar sesi berbagi bertajuk “Prompting & Generate by Gemini dan NotebookLM” yang berlangsung di Laboratorium Strategi Bisnis Sistem Informasi, Kampus IV UAD pada Jumat (26/6/2026).

Kegiatan edukatif ini diinisiasi oleh Dio Lutvi Andre, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi angkatan 2024 yang juga menjabat sebagai GSA UAD 2026. Acara tersebut dirancang untuk membekali para mahasiswa dengan keterampilan praktis dalam mengoperasikan teknologi generatif guna mendukung efektivitas akademik sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan di dunia kerja.

Dalam sesi tersebut, para peserta tidak hanya diperkenalkan pada konsep dasar AI, melainkan juga langsung mempraktikkan teknik pembuatan instruksi yang efektif (prompt engineering) menggunakan Google Gemini. Selain itu, mereka mengeksplorasi penggunaan NotebookLM sebagai asisten belajar digital yang andal untuk merangkum literatur dan menyusun karya ilmiah. Tidak kalah menarik, peserta juga diajak melakukan eksperimen kreatif membuat musik berbasis AI serta berdiskusi mengenai aspek etika pemanfaatan teknologi.

Dio menegaskan pentingnya mengubah paradigma mahasiswa terhadap kecerdasan buatan. Menurutnya, AI seharusnya tidak dipandang sebagai jalan pintas untuk menyelesaikan tugas kuliah dengan instan, melainkan diposisikan sebagai mitra berpikir (thought partner) yang mampu mengakselerasi pemahaman materi secara lebih mendalam.

Lebih lanjut, Dio menilai bahwa penguasaan teknologi generatif kini menjadi nilai tambah yang krusial bagi lulusan perguruan tinggi. Menjadi perpanjangan tangan Google di lingkungan kampus juga memberikan kesempatan berharga bagi dirinya untuk mengasah keterampilan kepemimpinan, komunikasi publik, serta memperluas jaringan profesional dengan sesama pegiat teknologi di tingkat nasional.

Melalui pelatihan ini, diharapkan budaya pemanfaatan AI yang bijak, inovatif, dan bertanggung jawab dapat terus tumbuh di lingkungan sivitas akademika UAD. Dio berharap para peserta dapat mengaplikasikan keterampilan baru ini dalam perkuliahan sehari-hari, riset, maupun berbagai proyek pengembangan diri lainnya.