Pemerintah Provinsi Banten mengimbau masyarakat untuk lebih aktif memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis sebagai langkah preventif menjaga kebugaran tubuh. Imbauan ini disampaikan langsung oleh Gubernur Banten, Andra Soni, dalam acara Semarak Gerak Sehat Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang berlangsung di Halaman Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang.

Menurut Andra Soni, paradigma pembangunan sektor kesehatan saat ini telah bergeser. Fokus utama pemerintah kini tidak lagi sekadar mengobati masyarakat yang sakit (kuratif), melainkan lebih mengedepankan upaya promotif dan preventif melalui deteksi dini faktor risiko penyakit demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif.

Program Prolanis dirancang secara khusus untuk mendampingi para penyandang penyakit kronis agar tetap mendapatkan pelayanan medis secara berkelanjutan. Langkah taktis ini diharapkan mampu menekan risiko komplikasi berbahaya sekaligus menjaga kualitas hidup para pasien tetap optimal dalam jangka panjang.

Selain itu, Andra juga menegaskan bahwa masyarakat Banten yang masuk dalam kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan kini mendapatkan kemudahan akses layanan. Pemerintah daerah berkomitmen mempermudah proses administrasi dan penanganan jika sewaktu-waktu warga menemui kendala saat mengakses fasilitas kesehatan.

Deputi Direksi Wilayah IV BPJS Kesehatan, dr. Yessi Kumalasari, menambahkan bahwa saat ini tercatat ada 358.801 peserta Prolanis di wilayah Banten, dengan 21 persen di antaranya telah aktif bergabung dalam klub kesehatan. Untuk saat ini, klub-klub tersebut masih diprioritaskan bagi penyandang diabetes melitus dan hipertensi.

Acara kampanye kesehatan ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan interaktif, mulai dari senam bersama, pemeriksaan penunjang, hingga layanan konsultasi medis. Di akhir kegiatan, Andra Soni yang didampingi oleh Tinawati Andra Soni menyempatkan diri meninjau operasional Mobile Klinik milik Pemprov Banten serta layanan pemeriksaan mata gratis dari RS Mata Achmad Wardi.