Sekolah Politik dari tiga provinsi, yakni Lao Cai, Thai Nguyen, dan Lai Chau, secara resmi mengevaluasi keberhasilan model kolaborasi profesional yang telah berjalan selama tiga tahun terakhir. Fokus utama kerja sama ini tertuju pada penguatan Fakultas Negara dan Hukum melalui pertukaran pengalaman dalam pengajaran serta penelitian ilmiah guna meningkatkan kualitas pendidikan kader di tingkat menengah.

Sejak diimplementasikan pada tahun 2024, kemitraan strategis ini telah menghasilkan berbagai inisiatif signifikan, mulai dari observasi perkuliahan antar-sekolah, penyelenggaraan konferensi ilmiah lintas provinsi, hingga diskusi mengenai inovasi tata kelola pemerintahan. Puncaknya, pada tahun 2026, ketiga institusi tersebut mengukuhkan komitmen mereka melalui pengajaran bersama secara hibrida, merujuk pada Keputusan Nomor 988-QD/HVCTQG dari Akademi Ilmu Politik Nasional Ho Chi Minh.

Metode pengajaran bersama ini menerapkan prinsip kolaboratif di mana dua dosen dari institusi berbeda berbagi tanggung jawab dalam satu sesi perkuliahan. Pendekatan ini dirancang untuk menciptakan ruang interaksi yang lebih dinamis antara pendidik dan peserta didik, dengan mengintegrasikan studi kasus praktis serta teknologi digital. Langkah ini dinilai sebagai terobosan krusial dalam mentransformasi model pembelajaran tradisional menjadi lebih relevan dengan tantangan masa kini.

Dr. Nguyen Thi Van Hang, Wakil Rektor Sekolah Politik Provinsi Lao Cai, menegaskan bahwa model ini merupakan solusi konkret untuk menjawab tuntutan reformasi birokrasi dan peningkatan kompetensi kader. Melalui evaluasi berkelanjutan, ketiga unit sekolah sepakat untuk terus memperluas cakupan kolaborasi, mengadopsi transformasi digital, serta memperkuat mekanisme pertukaran profesional agar kualitas pelatihan kader di daerah dapat terus meningkat secara berkelanjutan.