PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) secara resmi mulai menerapkan uji coba teknologi pemurni udara Nanoe X pada rangkaian kereta rel listrik (KRL). Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata perusahaan dalam meningkatkan standar layanan serta menjamin kenyamanan seluruh pengguna jasa transportasi massal tersebut.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyatakan bahwa adopsi teknologi asal Jepang ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya terkait aspek lingkungan. Inovasi ini diharapkan mampu memberikan perlindungan kesehatan yang lebih baik bagi para penumpang selama perjalanan.

Teknologi Nanoe X bekerja dengan melepaskan radikal hidroksil yang diselubungi air untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme berbahaya seperti bakteri, virus, jamur, serta serbuk sari yang seringkali terakumulasi di ruang tertutup. Sistem ini dirancang khusus untuk memurnikan kualitas udara kabin secara berkelanjutan dan efektif.

Selain menjaga sterilitas udara, teknologi ini juga diklaim mampu menetralisir aroma tidak sedap yang menempel pada interior kereta. Dengan implementasi sistem penyaringan udara mutakhir ini, KAI Commuter berharap dapat menciptakan ekosistem transportasi yang lebih higienis dan nyaman bagi jutaan mobilitas masyarakat setiap harinya.