SAROLANGUN - Pemerintah Kabupaten Sarolangun resmi meluncurkan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dengan konsep 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) tingkat kabupaten. Langkah strategis ini diawali dengan peresmian di Posyandu Melati, Desa Bernai Dalam, Kecamatan Sarolangun, sebagai upaya nyata memperkuat sekaligus mendekatkan akses pelayanan dasar ke tengah masyarakat.
Prosesi peluncuran ditandai dengan pemotongan pita dan pelepasan balon oleh Ketua Posyandu Kabupaten Sarolangun, Ny. Hj. Risha Fitria Hurmin, SE. Agenda penting ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Sarolangun Ir. Muhammad Arief, jajaran pengurus TP PKK, para kepala OPD, camat, lurah, kepala desa, serta ratusan kader kesehatan setempat.
Transformasi kelembagaan ini merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024. Melalui regulasi anyar tersebut, peran Posyandu kini diperluas melampaui isu kesehatan ibu dan anak. Posyandu kini diintegrasikan untuk melayani enam pilar pelayanan dasar, yang meliputi bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta jaminan sosial.
Ketua Posyandu Kecamatan Sarolangun, Ny. Annisa Puspa Zulida Ilham, menjelaskan bahwa saat ini terdapat 59 unit Posyandu yang disokong oleh 257 kader aktif di wilayahnya. Guna memaksimalkan program baru ini, TP PKK setempat menginisiasi gerakan jemput bola bernama "Gaspol Sarolangun" untuk mendatangi langsung hunian warga demi menekan angka stunting secara optimal.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Sarolangun Muhammad Arief yang membacakan arahan Bupati Sarolangun menekankan pentingnya sinergi lintas sektor. Ia menginstruksikan para camat dan kepala desa untuk memberikan dukungan penuh, baik berupa penguatan kelembagaan maupun alokasi anggaran operasional demi menjamin keberlanjutan program.
Kegiatan peluncuran ini ditutup secara sosial dengan penyerahan bantuan bahan pokok kepada warga yang tergolong dalam kemiskinan ekstrem. Selain itu, diserahkan pula kunci Rumah Layak Huni hasil kolaborasi taktis antara pemerintah daerah dengan TNI-AD melalui program Karya Bakti Skala Besar.