SRAGEN – Guna menanamkan mental kemandirian dan jiwa kewirausahaan sejak usia sekolah dasar, kelompok 72 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta menyelenggarakan program "Sekolah Wirausaha Cilik". Kegiatan edukatif ini berlangsung di SD N 1 Jati, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, pada Selasa (21/7) pagi, dengan melibatkan siswa-siswi kelas 5.

Program ini dirancang khusus untuk menyelaraskan dengan tema KKN Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) UNISRI yang berfokus pada pemberdayaan desa demi mendukung kemandirian ekonomi. Melalui pendekatan disiplin ilmu Manajemen yang praktis dan sederhana, para mahasiswa memberikan pemahaman tentang potensi bisnis dari karya kreatif yang dihasilkan sendiri.

Dalam sesi pelatihan, para siswa diajarkan keterampilan membuat kerajinan tangan berbahan dasar manik-manik, seperti gelang dan gantungan kunci. Mahasiswa KKN mendampingi proses pembuatan langkah demi langkah, mulai dari pemilihan warna hingga merangkai pola yang menarik. Aktivitas ini dirancang tidak hanya untuk mengasah kreativitas, tetapi juga melatih kesabaran serta ketelitian motorik anak.

Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh para peserta didik selama kegiatan berlangsung. Salah seorang siswa mengungkapkan kegembiraannya karena dapat belajar memproduksi kerajinan tangan sendiri sekaligus memahami bahwa hasil karya mereka memiliki nilai jual yang potensial untuk masa depan.

Melalui inisiatif "Sekolah Wirausaha Cilik" ini, diharapkan anak-anak di Desa Jati tumbuh menjadi generasi yang percaya diri dan memiliki landasan berpikir kreatif. Pola pikir wirausaha yang ditanamkan sejak dini ini diproyeksikan mampu menjadi modal penting dalam menopang kemandirian ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.