Menjelang peluncuran resmi yang dijadwalkan pada 14 Juli 2026 di China, Xiaomi mulai menyingkap spesifikasi unggulan dari perangkat terbarunya, Redmi Note 17 Pro. Melalui serangkaian teaser di platform Weibo, perusahaan teknologi asal Tiongkok ini memberikan bocoran mengenai fitur utama yang bakal menyasar segmen kelas menengah dengan keunggulan pada sektor daya.
Salah satu sorotan utama perangkat ini adalah penggunaan teknologi baterai Jinshajiang berkapasitas masif, yakni 9.000 mAh. Kapasitas ini diklaim menjadi salah satu yang terbesar di kelasnya dan telah mendapatkan sertifikasi kualitas bintang lima dari lembaga uji TÜV SÜD. Untuk mendukung aktivitas pengisian daya, ponsel ini juga dilengkapi fitur pengisian cepat 67 watt dan kemampuan reverse wired charging hingga 22,5 watt.
Tak sekadar mengandalkan spesifikasi teknis, Xiaomi turut memperkenalkan terobosan baru dalam layanan purna jual bertajuk "Battery Upgrade Programme". Program ini memberikan proteksi khusus bagi pembeli pertama selama lima tahun. Jika kesehatan baterai perangkat turun di bawah 80 persen dalam empat tahun pertama, pengguna berhak mendapatkan penggantian baterai tanpa dipungut biaya tambahan.
Lebih menarik lagi, Xiaomi menjanjikan peningkatan kapasitas pada tahun kelima. Apabila kesehatan baterai menurun di bawah standar dalam periode tersebut, perusahaan akan melakukan penggantian dengan baterai berkapasitas lebih besar, yakni 10.000 mAh. Langkah strategis ini diharapkan mampu menarik minat konsumen yang mencari perangkat dengan durabilitas jangka panjang dan nilai investasi yang lebih baik.