Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, memberikan instruksi tegas kepada para kader partai agar senantiasa hadir dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa setiap kerja politik yang dilakukan oleh kader harus didasari pada pengabdian kepada rakyat, terutama bagi para petani dan nelayan yang menjadi penopang ekonomi bangsa.

Pernyataan tersebut disampaikan Zulhas saat melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN se-Jawa Barat untuk periode 2024-2029 di Kabupaten Bandung, Minggu (10/5/2026). Ia menegaskan bahwa keberpihakan ini tidak boleh hanya muncul saat mendekati momentum pemilu, melainkan harus dilakukan secara berkelanjutan.

Zulhas menyoroti posisi strategis Jawa Barat sebagai salah satu motor pembangunan nasional. Menurutnya, kemajuan dan kesejahteraan yang dicapai di Jawa Barat akan berdampak langsung terhadap stabilitas nasional. Oleh karena itu, ia menargetkan agar seluruh kader di Jawa Barat bekerja secara kolektif demi membawa PAN menempati posisi tiga besar partai politik nasional pada Pemilu 2029 mendatang.

Di sisi lain, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan apresiasi atas terpilihnya Ahmad Najib Qodratullah sebagai Ketua DPW PAN Jawa Barat. Dedi menilai Najib memiliki pemahaman yang mendalam mengenai nilai-nilai budaya Sunda serta memiliki semangat yang selaras dengan isu-isu kemanusiaan, pelestarian ekologi, dan sejarah lokal yang sedang berkembang di Jawa Barat.

Dedi juga mengaitkan peran Zulhas sebagai Menteri Koordinator Bidang Pangan dengan misi besar PAN dalam mensejahterakan petani. Baginya, kepemimpinan baru di tingkat wilayah ini diharapkan mampu menerjemahkan visi tersebut menjadi program kerja nyata yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Jawa Barat.