Gunung Anak Krakatau (GAK) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan. Berdasarkan data pemantauan dari Pos Pengamatan GAK periode pukul 12.00 hingga 18.00 WIB, gunung yang berada pada status Level III atau Siaga ini terpantau memuntahkan kolom abu vulkanik dengan ketinggian mencapai 150 meter di atas permukaan kawah.
Petugas Pos Pengamatan GAK, Muhammad Dika Nurzaman, menjelaskan bahwa secara visual asap kawah teramati berwarna putih dengan tingkat intensitas yang bervariasi, mulai dari tipis hingga tebal. Kondisi cuaca di sekitar lokasi dilaporkan didominasi oleh kondisi cerah hingga berawan, dengan hembusan angin yang bergerak lemah menuju arah barat laut.
Selain aktivitas visual, instrumen seismograf mencatat adanya fluktuasi kegempaan yang cukup aktif. Tercatat sebanyak 24 kali gempa harmonik dengan amplitudo berkisar 1,7 hingga 21,1 milimeter dan durasi hingga 1.058 detik. Selain itu, terdeteksi satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo mencapai 24 milimeter.
Di tengah peningkatan aktivitas tersebut, kondisi perairan di sekitar wilayah Gunung Anak Krakatau saat ini dilaporkan masih terpantau tenang. Pihak otoritas terkait terus mengimbau masyarakat dan nelayan untuk tetap mematuhi radius aman yang telah ditetapkan guna menghindari potensi risiko yang tidak diinginkan dari aktivitas vulkanik tersebut.