Provinsi Quang Ninh kini tengah mengintensifkan upaya modernisasi melalui pemetaan kebutuhan teknologi yang komprehensif di berbagai sektor vital. Langkah strategis ini bertujuan untuk mengintegrasikan inovasi ilmiah ke dalam praktik industri, pertanian, hingga sistem manajemen pemerintahan daerah.

Di sektor industri pertambangan, Grup Industri Batubara dan Mineral Vietnam telah mengusulkan penerapan sistem penambangan longwall cerdas. Dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI), sensor, dan sistem pemantauan jarak jauh, perusahaan berharap dapat menekan angka risiko kerja sekaligus meningkatkan efisiensi produksi bawah tanah secara signifikan.

Sementara itu, sektor pertanian di tingkat komune juga mulai melirik digitalisasi untuk meningkatkan daya saing produk lokal. Contoh nyata terlihat di Komune Duong Hoa, di mana para petani membutuhkan teknologi pengolahan teh standar tinggi dan sistem manajemen budidaya berbasis kecerdasan untuk menggantikan metode tradisional yang kurang kompetitif. Pendekatan serupa juga diterapkan pada sektor peternakan yang mengadopsi teknologi AI untuk pengawasan pakan dan sanitasi lingkungan.

Tidak hanya terbatas pada produktivitas ekonomi, kebutuhan teknologi juga merambah ke ranah mitigasi bencana dan pelayanan publik. Provinsi ini memprioritaskan sistem peringatan dini badai bagi wilayah perairan, pemetaan risiko banjir secara real-time, hingga penerapan telemedicine di pos kesehatan tingkat kecamatan. Di tingkat pemerintahan, digitalisasi dokumen, pemanfaatan sistem GIS untuk tata ruang, serta pengembangan pusat operasi cerdas (IOC) menjadi fokus utama untuk mempercepat pengambilan keputusan berbasis data.

Untuk mewujudkan rencana ini, Quang Ninh berkomitmen menjembatani kebutuhan daerah dengan Bursa Sains dan Teknologi Nasional. Upaya ini diperkuat dengan diplomasi internasional, seperti kerja sama investasi teknologi tinggi dengan mitra dari Jerman. Namun, pemerintah provinsi menegaskan bahwa keberhasilan inovasi ini bergantung pada survei lapangan yang mendalam, kelayakan investasi, dan kesiapan kapasitas operasional agar setiap solusi teknologi yang diadopsi benar-benar memberikan dampak praktis bagi masyarakat.