Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terus memperketat pengawasan terhadap Gunung Anak Krakatau yang berlokasi di Selat Sunda. Berdasarkan data pemantauan dari Pos Pengamatan di Pasauran, Kabupaten Serang, aktivitas vulkanik gunung tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dalam sepuluh hari terakhir.

Catatan resmi menunjukkan setidaknya telah terjadi 18 kali peristiwa letusan yang terdeteksi dalam periode 2 hingga 11 Juli 2026. Intensitas aktivitas ini menjadi dasar bagi otoritas terkait untuk mempertahankan status Gunung Anak Krakatau pada Level III atau Siaga.

Petugas di lapangan terus melakukan observasi intensif melalui perangkat sensor dan pemantauan visual pada layar monitor untuk mengantisipasi perubahan aktivitas gunung sewaktu-waktu. Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk senantiasa mematuhi radius aman yang telah ditetapkan oleh pihak berwenang guna menghindari risiko yang timbul akibat aktivitas erupsi.