Pemerintah Kota Bandung kini tengah memantapkan langkah strategis untuk menjadikan Tarung Derajat sebagai identitas olahraga kebanggaan daerah. Komitmen ini secara resmi ditegaskan melalui pelantikan pengurus cabang Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Kota Bandung yang dipimpin oleh Asep Robin, sekaligus menjadi momentum penyusunan program pengembangan olahraga bela diri asli Bandung tersebut.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menekankan bahwa Tarung Derajat memegang posisi krusial bagi sejarah kota. Sebagai olahraga yang lahir dan berkembang dari Bandung sebelum mendunia, Pemkot Bandung bertekad memberikan dukungan penuh, termasuk rencana menjadikan Bandung sebagai tuan rumah Kejuaraan Nasional Tarung Derajat.
Salah satu langkah konkret yang dipersiapkan adalah perluasan jangkauan satuan latihan (satlat) hingga ke seluruh kelurahan di Kota Bandung. Farhan menargetkan pembentukan lebih dari 151 satlat agar akses masyarakat terhadap fasilitas olahraga ini semakin terbuka lebar di setiap wilayah.
Selain perluasan fisik, Pemkot Bandung berencana mengintegrasikan gerakan dasar Tarung Derajat ke dalam kurikulum pendidikan jasmani di tingkat SD dan SMP negeri. Langkah ini diambil agar nilai-nilai bela diri tersebut dapat ditanamkan sejak dini kepada generasi muda di Kota Bandung.
Sementara itu, Ketua Umum Pengcab Kodrat Kota Bandung, Asep Robin, menyambut positif kolaborasi tersebut. Ia menegaskan bahwa Tarung Derajat lebih dari sekadar bela diri; terdapat filosofi hidup serta gerakan senam yang bermanfaat bagi kesehatan masyarakat. Pihaknya berkomitmen memastikan deklarasi Bandung sebagai Kota Tarung Derajat nantinya menjadi warisan berkelanjutan yang memberikan dampak nyata bagi warga, bukan sekadar simbolis belaka.