Kepala UPTD Puskesmas Padang Alai, dr. Rafki Ismail, angkat bicara guna menepis rumor miring yang beredar di media sosial mengenai kehadirannya di tempat kerja. Ia menegaskan bahwa tudingan yang menyebut dirinya tidak aktif menjalankan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam waktu lama sama sekali tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Menurut dr. Rafki, hingga saat ini dirinya tetap konsisten mengemban amanah memimpin instansi tersebut sekaligus bertugas sebagai dokter umum yang melayani warga secara langsung. Seluruh tanggung jawab kedinasan dipastikannya berjalan sesuai regulasi dan tata tertib yang berlaku.

Sebagai bukti akuntabilitas kerja, ia menjelaskan bahwa seluruh rekam jejak aktivitasnya tersimpan rapi dalam dokumen administrasi. Kehadirannya dalam berbagai agenda penting, seperti rapat koordinasi, program pembinaan, serta monitoring yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman, tercatat jelas dalam daftar hadir fisik maupun dokumentasi visual.

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa setiap kunjungan supervisi dari Dinas Kesehatan ke UPTD Puskesmas Padang Alai selalu ia dampingi secara langsung selaku penanggung jawab fasilitas kesehatan tersebut. Oleh karena itu, ia menilai tuduhan yang dialamatkan kepadanya merupakan informasi sepihak yang tidak didasarkan pada data terverifikasi.

Meski diterpa isu negatif, dr. Rafki menjamin bahwa operasional puskesmas tidak terganggu sama sekali. Berbagai program kesehatan masyarakat, mulai dari rawat jalan, layanan kesehatan ibu dan anak, imunisasi, hingga upaya preventif lainnya tetap berjalan normal demi memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan medis terbaik.

Pihak puskesmas juga menyatakan kesiapannya untuk bersikap transparan dan memberikan penjelasan serta dokumen pendukung kepada otoritas berwenang jika diperlukan. Terakhir, dr. Rafki mengimbau publik untuk lebih selektif dan bijak dalam menyaring informasi yang beredar di media sosial agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang merugikan.