Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Penajam Paser Utara (PPU) tengah melakukan persiapan intensif guna menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII/2026 Kalimantan Timur. Ajang olahraga multievent yang dijadwalkan berlangsung pada 14–27 November 2026 di Kabupaten Paser ini menjadi panggung bagi PPU untuk meningkatkan prestasi daerah di kancah olahraga provinsi.

Ketua KONI PPU, Arfan, menyatakan bahwa pihaknya mematok target ambisius yakni menembus peringkat empat besar. Target ini dinilai rasional mengingat adanya peningkatan signifikan pada jumlah cabang olahraga (cabor) yang dikirim, yakni sebanyak 48 cabor. Sebagai perbandingan, pada gelaran Porprov sebelumnya di Berau, PPU hanya mengirimkan 21 cabor dan berhasil finis di urutan kedelapan.

Sejumlah cabor unggulan seperti panahan, kickboxing, tinju, pencak silat, tarung derajat, dan muaythai diproyeksikan menjadi penyumbang medali emas bagi kontingen PPU. Saat ini, sebanyak 700 atlet telah dinyatakan lolos verifikasi dan sedang menjalani program latihan mandiri di bawah pengawasan ketat setiap pengurus cabor, sementara KONI memantau perkembangan fisik dan stamina atlet secara berkala.

Guna efisiensi anggaran, KONI PPU menerapkan sistem pemberangkatan kontingen secara bertahap sesuai jadwal pertandingan masing-masing cabor. Estimasi total kontingen yang akan diberangkatkan mencapai 1.200 orang, mencakup atlet, pelatih, hingga ofisial. Strategi ini diharapkan mampu menekan biaya operasional selama perhelatan berlangsung.

Di sektor pembiayaan, Arfan menjelaskan bahwa pihaknya sedang mengawal realisasi anggaran sebesar Rp8 miliar yang telah disesuaikan melalui pembahasan bersama DPRD setempat. Pihaknya sangat berharap pemerintah daerah dapat mengakomodasi kebutuhan tersebut melalui perubahan APBD, sehingga seluruh atlet yang telah berjuang melalui tahap verifikasi dapat diberangkatkan tanpa kendala finansial.