PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) menunjukkan kinerja yang impresif pada sektor pengelolaan kekayaan (wealth management). Sepanjang periode 2022 hingga 2025, lini bisnis ini mencatatkan pertumbuhan majemuk tahunan atau CAGR sebesar 29 persen. Seiring dengan tren positif tersebut, total dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) perseroan sukses menembus angka Rp120 triliun.
Lonjakan minat ini mencerminkan adanya perubahan orientasi di kalangan nasabah affluent di Indonesia. Jika sebelumnya fokus utama nasabah terbatas pada pengejaran imbal hasil investasi, kini tuntutan mereka jauh lebih kompleks. Nasabah mulai beralih pada solusi finansial terintegrasi yang mencakup perlindungan aset, perencanaan waris, hingga strategi pembiayaan dalam satu wadah layanan yang komprehensif.
Presiden Direktur OCBC NISP, Parwati Surjaudaja, menegaskan bahwa peran wealth management saat ini telah bertransformasi dari sekadar penyedia produk investasi menjadi mitra pendamping nasabah. Layanan ini dirancang untuk mendampingi nasabah dalam setiap fase kehidupan, mulai dari akumulasi kekayaan, mitigasi risiko, hingga proses transfer aset kepada generasi berikutnya.
Menatap masa depan, OCBC NISP berencana memperkuat pendekatan layanan yang lebih personal, inklusif, dan berbasis digital. Meskipun teknologi digital melalui aplikasi OCBC Mobile akan terus dioptimalkan, Parwati menekankan bahwa kehadiran tim advisory dan relationship manager tetap menjadi pilar utama. Kehadiran manusia dipandang krusial untuk memberikan rasa aman atau peace of mind serta memastikan solusi keuangan yang dirancang benar-benar selaras dengan aspirasi hidup jangka panjang nasabah.