Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, menyoroti peran strategis olahraga sebagai sarana pembentukan karakter bangsa. Menurutnya, aktivitas fisik yang terencana tidak hanya membangun ketahanan fisik, tetapi juga memupuk disiplin dan integritas tinggi sebagai benteng utama dalam menangkal penyalahgunaan narkotika di masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Suyudi saat membuka Turnamen Bola Basket Kapolri Cup 2026 di Jakarta pada Jumat (3/7). Dalam kesempatan itu, ia mengaitkan filosofi permainan basket, seperti pertahanan yang solid dan transisi serangan yang cepat, dengan nilai-nilai profesionalisme yang harus dimiliki aparatur negara dalam melayani masyarakat.
Kegiatan olahraga ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT Ke-80 Bhayangkara yang mengusung semangat "Polri untuk Masyarakat". Turnamen ini mempertemukan berbagai elemen, mulai dari perwakilan kementerian, lembaga pemerintah, hingga komunitas dan pelajar tingkat SMA, untuk berkompetisi dalam kategori 5-on-5 maupun 3x3.
Lebih dari sekadar ajang adu bakat, turnamen yang berlangsung sejak 1 Juli hingga 14 Juli 2026 ini dirancang sebagai ruang kolaborasi strategis. Suyudi menegaskan bahwa sinergi lintas instansi yang terbangun melalui lapangan olahraga diharapkan mampu mempererat tali persaudaraan sekaligus menciptakan koordinasi yang lebih harmonis antaraparatur negara.
Melalui penyelenggaraan Kapolri Cup 2026, BNN berharap semangat sportivitas dan kebersamaan yang muncul dapat menjadi cerminan dari aparatur yang tangguh. Dengan mengedepankan gaya hidup sehat dan aktif, diharapkan ketahanan individu masyarakat terhadap ancaman narkotika dapat terus meningkat demi mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan aman.