Sebuah pencapaian membanggakan ditorehkan oleh Athifah Inuhfa, murid kelas VI.B Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Bone. Ia berhasil mengibarkan semangat pantang menyerah dengan menaklukkan puncak Gunung Rinjani di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada ketinggian 3.726 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Ekspedisi yang berlangsung pada 9–11 Juli 2026 ini menempuh jalur pendakian via Desa Sembalun. Selama tiga hari dua malam, Athifah harus melewati berbagai tantangan alam, mulai dari medan berbatu yang terjal hingga suhu dingin ekstrem saat melakukan pendakian menuju puncak (summit attack).
Keberhasilan ini bukanlah hasil instan. Athifah sebelumnya telah mengikuti program latihan fisik intensif selama dua bulan di bawah bimbingan guru olahraga, Muhammad Marjan. Persiapan yang matang, didukung dengan pendampingan pemandu profesional, terbukti menjadi kunci bagi siswi ini untuk mencapai salah satu puncak tertinggi di Indonesia tersebut.
Menanggapi kesuksesan siswinya, Kepala MIN 8 Bone, Hj. Harnidah, memberikan apresiasi tinggi. Ia menekankan bahwa pendakian tersebut merupakan bentuk pendidikan karakter yang nyata. “Ini bukan sekadar mencapai puncak, melainkan proses membentuk disiplin, keberanian, dan rasa tanggung jawab serta kecintaan terhadap alam,” ujar Harnidah.
Athifah sendiri mengungkapkan bahwa perjalanan tersebut memberikan pelajaran hidup yang mendalam. Ia sempat merasakan kelelahan hebat, namun pesan sang guru untuk terus melangkah perlahan namun pasti, memotivasinya hingga sampai di titik tertinggi. Kini, pengalaman tersebut akan ia bagikan kepada rekan-rekannya di madrasah sebagai inspirasi untuk berani bermimpi dan bekerja keras meraih cita-cita.