Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Lingkungan Hidup Kelompok 19 Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menginisiasi program edukasi pengelolaan sampah di Desa Gunung Antasari, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu. Langkah nyata ini diambil guna menumbuhkan kesadaran ekologis warga setempat secara berkelanjutan.

Koordinator Kelompok 19 KKN ULM, Ahmad Fadhil Azhim, menjelaskan bahwa fokus utama program ini tidak sekadar memberikan teori, melainkan juga melatih warga secara langsung. Tujuannya agar masyarakat mampu memilah dan mengolah limbah rumah tangga secara mandiri langsung dari sumbernya.

Gerakan edukasi ini menyasar berbagai lapisan masyarakat secara bertahap. Mulai dari sosialisasi pemilahan sampah kepada puluhan siswa di SDN 4 Tungkaran Pangeran, hingga pertemuan interaktif bersama warga di sejumlah Rukun Tetangga (RT) serta komunitas anak-anak setempat untuk memupuk kepedulian lingkungan sejak usia dini.

Selain edukasi teoritis, para mahasiswa juga mempraktikkan pengolahan sampah organik bernilai guna. Warga diajarkan teknik pembuatan media budidaya maggot, memproduksi pupuk kompos dan pupuk organik cair (POC), hingga meracik cairan serbaguna eco-enzyme dari sisa bahan dapur.

Kepala Desa Gunung Antasari, Saprullah, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para mahasiswa KKN ULM. Menurutnya, program pelatihan ini sangat relevan dengan kebutuhan desa untuk menciptakan kawasan pemukiman yang lebih bersih, sehat, sekaligus berpotensi meningkatkan nilai ekonomi dari hasil pengolahan limbah.

Rangkaian program KKN ini juga mencakup agenda pembuatan pot tanaman dari ecobrick di salah satu SMK setempat. Melalui aksi nyata tersebut, diharapkan budaya hidup bersih dan pemanfaatan daur ulang dapat terus mengakar di tengah masyarakat Desa Gunung Antasari.